Max Weber Ubbadul Adzkiya' Sekilas kalau kita melihat pemikiran Weber yang mengaitkan agama dengan kegiatan ekonomi, ini hampir ...

Max Weber dan Agama

23:26 Ubbadul Adzkiya' 0 Comments

tokoh
Max Weber
Ubbadul Adzkiya'
Sekilas kalau kita melihat pemikiran Weber yang mengaitkan agama dengan kegiatan ekonomi, ini hampir sama dengan tren masyarakat muslim Indonesia yang sedang mempolerkan Ekonomi Syariah atau Ekonomi Islam.
Bagaimana ekonomi dikaitkan dengan agama dalam pandangan Weber, dimana dengan semangat agama dalam ekonomi pengantar menuju kesuksesan dan bisa mengantarkan menuju surga kelak di hari selanjutnya. Jadi menurut Weber bukan (kekuatan) ekonomi yang menentukan agama, tetapi agamalah yang menentukan arah perkembangan ekonomi.   
 Agama menurut Max Weber adalah sumber perubahan sosial dan dalam beberapa kasus menjadi variabel independen. Menurut Weber, agama memiliki hubungan yang jelas antara afiliasi keagamaan tertentu (protestan) dan kesuksesan bisnis. Asosiasi menunjukkan adanya hubungan sebab akibat antara keduanya. Dalam penjelasan mengenai Etika Protestan, Weber kemudian mengatakan ada klaim kausal tentang dampak keyakinan pada praktek, dan dampak yang paling baik di institusi. Dalam karya ini, Weber memberikan tantangan yang eksplisit Marx dalam menggunakan agama sebagai variabel independen, dan terutama sebagai salah satu yang dapat berdampak pada lembaga-lembaga ekonomi.
Sebagai contoh, pandangan Weber tentang keselamatan sebagai gagasan utama yang mendorong tindakan, mencatat bahwa "perhatian pada pencarian keselamatan sejauh dilakukan akan memberikan konsekuensi tertentu bagi perilaku praktis di dunia, "terutama" orientasi positif untuk urusan duniawi. Weber berpendapat empat pendekatan umum untuk keselamatan. Kita dapat melarikan diri dari dunia atau menemukan cara untuk menyesuaikan diri dengan itu; istilah Weber "escape" pendekatan "dunia lain," dan penyesuaian sebagai "batin-duniawi."
Weber kemudian memalingkan perhatian pada praktek pengasingan diri "mistisisme" atau penguasaan diri (asketisme) sehubungan dengan godaan-godaan dunia. Dari empat kemungkinan pendekatan yang muncul dari pasangan ganda ini, batin-asketisme duniawi adalah perhatian terbesar untuk Weber karena (seperti yang disarankan oleh pembahasan dalam Etika Protestan) yang mengarah pada perkembangan kapitalisme modern sebagaimana ditulis dalam “The Protestant Ethic and The Spirit of Capitalism” yang membicarakan tentang etika dari suatu keyakinan religius dan semangat dari sebuah sistem ekonomi serta terbangunnya hubungan antara jiwa dengan keseimbangan neraca.

0 komentar: